(Editorial) Menilik Ferry Penyeberangan di Selat Laut

Keberadaan kapal ferry penyeberangan yang beroperasi di Selat Laut yang memisahkan antara daratan Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut di tenggara Pulau terbesar ketiga di dunia ini, sangat membantu warga dengan moda transportasi yang cukup murah dibandingkan dengan menggunakan perahu cepat atau speedboat. 

Kapal ferry penyeberangan yang dioperasikan oleh perusahaan BUMN PT ASDP (Persero) ini sudah cukup lama keberadaannya; tak saja memudahkan transportasi namun juga komunikasi secara langsung antar warga di era milenial yang nyaris serba siber dan maya. 

Terlepas dari semua itu yang sangat perlu diperhatikan oleh operator ferry ini adalah faktor keselamatan (safety), keamanan (safe) dan juga kenyamanan (comport). Keselamatan adalah segala hal yang menyangkut teknis selama dalam pelayaran, misalkan pengaturan penempatan kendaraan bermotor yang cukup memiliki ruang (space) agar antar kendaraan bermotor tak bersinggungan, apalagi mobil agar penumpang dapat membuka pintu dan keluar, karena larangan tak boleh berada didalam kendaraan saat dalam pelayaran. Kemudian juga tak boleh menghidupkan kendaraan saat dalam pelayaran. 

Keamanan merupakan hal yang juga sangat penting diperhatikan, karena ini tidak saja menyangkut kendaraan bermotor dan para penumpang, juga terkait barang bawaan penumpang; tak menutup kemungkinan diantara penumpang ada yang membawa barang berbahaya ataupun barang terlarang seperti bahan peledak, senjata api, senjata tajam dan narkoba. Perlunya ada pemeriksaan terhadap tiap penumpang, barang bawaannya dan kendaraan sebelum menaiki kapal.

Kenyamanan lebih kepada perilaku (attitude) para awak kapal dalam melayani para penumpang yang dalam hal ini adalah konsumen yang membayar jasa. Kemudian fasilitas di kapal yang diperlukan oleh para penumpang selama dalam pelayaran, karena waktu tempuh yang lumayan lama. 

PT ASDP selaku operator dalam hal ini harus bersikap profesional karena menyangkut jasa pelayanan apalagi sebagai perusahaan negara, jangan cuma mengedepankan profit tapi mengabaikan hal-hal tersebut, juga yang sangat perlu diperhatikan adalah kelaikan semua armada yang digunakan untuk mengangkut penumpang sebelum terjadi hal buruk yang dapat merugikan semua pihak. (Imi Surya Putra)

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama