Institut Karate-do Indonesia (INKAI) Cabang Kotabaru bersama Pemkab Kotabaru melaksanakan Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) semester 1 tahun 2026 dari tanggal 31 Januari hingga 1 Pebruari 2026, bertempat di objek wisata Siring Laut dan Operasion Room bekas Kantor Bupati Kotabaru, Minggu (01/02/26).
Gashuku dihadiri Ketua Umum Pengurus INKAI Kalsel, Fawahisah Mahabattan, SE, SH, MH, Ketua MSH INKAI Kalsel, Sodakah Roos, M.Pd, Mariana, SE (Dan 5 INKAI), Ketua FORKi Kotabaru, Asikin Ngile, SH, para Sensei, Tim Penguji Pengprop INKAI Kalsel, perwakilan KONI, Kodim 1004, Kasat Narkoba Polres, Disparpora, Diskominfo, serta para Peserta Ujian.
Sebanyak 57 Karateka dari berbagai jenjang sabuk mengikuti ujian terdiri dari sabuk putih berjumlah 23 orang, sabuk kuning 13 orang, sabuk hijau 9 orang, sabuk biru 10 orang dan sabuk coklat 2 orang .
UKT merupakan agenda rutin INKAI yang dilaksanakan setiap 6 bulan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan atlet sekaligus mengukur perkembangan kemampuan Karateka setelah menjalani proses latihan.
Fawahisa Mahabattan, mengatakan UKT menjadi instrumen penting untuk menjaga mutu dan kualitas pembinaan karate.
“INKAI tidak hanya menargetkan jumlah atlet, tetapi lebih menekankan kualitas. Banyak atlet tanpa kualitas tidak akan menghasilkan prestasi. Melalui UKT ini kita mengukur hasil latihan 6 bulan dan menentukan arah pembinaan selanjutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembinaan karate harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan agar atlet mampu bersaing tidak hanya di tingkat kabupaten, namun juga propinsi hingga nasional.
“Prestasi itu lahir dari proses panjang, disiplin latihan, dukungan sarana, serta kerja bersama bukan kerja individu, tapi kerja kolektif,” tambahnya.
Asikin Ngile berharap INKAI sebagai perguruan dengan jumlah atlet terbanyak di Kotabaru dapat menjadi motor penggerak prestasi karate daerah.
“Sabuk bukan ukuran utama. Yang paling penting adalah kualitas dan perilaku Karateka. Karate sejati tercermin dari pengamalan sumpah karate dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui UKT ini INKAI Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta mengembalikan kejayaan Kotabaru sebagai salah satu daerah potensial prestasi karate di Kalimantan Selatan. Selain itu INKAI Kotabaru juga minggu depannya akan melaksanakan UKT kembali di Desa Seronggga Kecamatan Kelumpang Hilir pada 8 Pebruari 2026. ©Jurnalisia™
Penulis : Agus Ariyanto
đź‘€ 1785
Tags:
Sport