HUT ke 73 PGRI (Persatuan Guru RI) dan Hari Guru Nasional 2018, diperingati di halaman kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (19/11/18), dihadiri langsung Bupati Tanah Bumbu, H. Sudian Noor.
Turut hadir Pengurus Besar PGRI, Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, Ka Disdik, Ir. Sartono, Ketua PGRI Kalsel, Drs. M. Hatta, HS, M.AP, Ketua PGRI Tanah Bumbu, Subarno, S.Pd, MM, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, M. Syafruddin H Maming, Forkompimda, para Pengurus PGRI serta undangan.
Tema peringatan tahun ini "Guru sebagai penggerak perubahan dalam era revolusi industri".
Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, dalam sambutannya berharap PGRI agar ada pembenahan terhadap persoalan utama Guru dalam melaksanakan tugas seperti administrasi yang berbelit-belit, rumitnya persoalan penyaluran TPG, dan penyelesaian Guru Honorer.
Ditambahkannya, mengingat tak semua GTK Honorer berkesempatan mengikuti tes CPNS karena terkendala usia, ia sangat menantikan PP tentang PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) diterbitkan dan menjadi semacam kado di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun 2018.
"Kami menyadari masih banyak agenda perjuangan Guru baik negeri, swasta, tetap, tidak tetap yang harus secara konsisten diperjuangkan PGRI. Semoga dengan semua usaha ini mendorong Guru dan Tenaga Kependidikan bersemangat berkerja lebih efektif, disiplin, tak mudah mengeluh, menjaga kode etik Guru, merawat persatuan dan kesatuan, menjauhkan diri dari sikap intoleran, membangun komunikasi efektif dengan para orangtua, dan terus menjadi pembelajaran demi kepentingan terbaik bagi peserta didik dan bangsa Indonesia," papar Unifah Rosyidi. (EA)
Tags:
Advertorial