Jurnalisia,
Ada beberapa tradisi Islam yang menyatakan bahwa Ka'bah dibangun oleh Abraham dan putranya, Ismail; sebagai tempat ibadah monoteistik. Tradisi ini berdasarkan pada Alquran, Surah Al Baqarah (2:125-127), yang menyatakan bahwa Abraham dan Ismail membangun Ka'bah sebagai rumah ibadah bagi penyembah Allah.
Tidak ada bukti arkeologis yang secara langsung membuktikan bahwa Abraham (Ibrahim dalam Islam) membangun Ka'bah di Mekah. Ka'bah sendiri merupakan satu bangunan kuno yang telah ada sejak jaman pra Islam, dan sejarahnya masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan dan arkeolog.
Beberapa bukti arkeologis yang mungkin terkait dengan sejarah Ka'bah adalah; penemuan pondasi kuno. Pada tahun 1978, satu tim Arkeolog Saudi Arabia menemukan pondasi kuno di bawah Ka'bah yang diperkirakan berasal dari abad ke 2 SM.
Penemuan beberapa prasasti kuno di sekitar Mekah menyebutkan tentang keberadaan Ka'bah sebagai tempat ibadah, namun tidak secara langsung menyebutkan Abraham sebagai pembangunnya.
Tradisi lisan Arab pra Islam menyebutkan tentang keberadaan Ka'bah sebagai tempat ibadah yang dihormati, namun tidak secara jelas pula menyebutkan Abraham sebagai pembangunnya.
Kalangan Sejarawan dan Arkeolog hingga saat ini tidak/belum ada kesepakatan yang jelas tentang sejarah awal Ka'bah. ©Jurnalisia™
👀 1394


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.