Anda Pengunjung ke 233.508.563

Interaktif | "Kabinet Gemoy" di Negara Yang Lambat Maju


©Jurnalisia,
Kalau saja ada yang mengusulkan besok-besok Menteri yang khusus mengurusi Pesantren, dan mendapat dukungan penuh dari banyak tokoh agama, bukan mustahil akan terbentuk kementerian baru seperti halnya Kementerian Haji dan Umroh.

Kabinet Gemoy, se-gemoy sang presiden, dengan 48 Menteri; ini lebih banyak daripada jumlah Menteri di era Orde Baru. Jumlah Menteri terbanyak di era Orde Baru adalah 44 Menteri pada Kabinet Pembangunan V Periode 1988-1993.

Di Kabinet Pembangunan I dan II pemerintahan Orde Baru, jumlah Menteri adalah sebanyak 24, lalu meningkat jadi 32 Menteri di Kabinet Pembangunan III, bertambah jadi 42 Menteri di Kabinet Pembangunan IV. Pada Kabinet Pembangunan VI sebanyak 43 Menteri, dan sebanyak 38 Menteri pada Kabinet Pembangunan VII menjelang kejatuhan Orde Baru. 

Dengan jumlah Menteri yang banyak di Kabinet Gemoy ini; tentu lebih banyak juga anggaran yang dikeluarkan untuk gaji, tunjangan dan operasional para Menteri; yang nota bene berasal dari pajak yang sekitar 82 persen berasal dari rakyat.

Sebagai perbandingan yang sangat mencolok dan kontras antara jumlah Menteri di Kabinet Indonesia saat ini; Singapura yang tergolong negara maju di kabinet pemerintahannya cuma terdapat 16 Menteri, sedangkan di Amerika dan Jepang yang juga sama-sama negara maju; jumlah Menteri di kabinet pemerintahannya cuma terdapat 15 Menteri. 
 3.149 Pengunjung 
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara