Puasa Nisfu Sya'ban Tak Populer di Arab Saudi


Jurnalisia,
Hari ini sebagian besar umat Islam di Indonesia melaksanakan puasa nisfu Sya'ban atau puasa di pertengahan bulan Sya'ban pada Kalender Hijriyah.

Berbeda di Arab Saudi, dimana terdapat 2 Kota Suci Umat Islam; tidak ada tradisi khusus, perayaan resmi, atau anjuran ibadah spesifik (seperti puasa khusus) untuk Malam Nisfu Sya'ban. 

Karena pengaruh mazhab Salafi/Wahabi, perayaan atau pengkhususan ibadah pada malam tersebut dianggap tidak memiliki dalil kuat, sehingga cenderung dihindari. 


Banyak Ulama di Arab Saudi menilai perayaan Nisfu Sya'ban tidak memiliki dasar yang kuat dalam Alquran dan Hadits Shahih. Tidak ada ritual khusus, masyarakat lebih fokus meningkatkan amalan ibadah sunnah secara umum di bulan Sya'ban menjelang Ramadan, bukan terbatas pada tanggal 15 Sya'ban saja.

Arab Saudi lebih menitikberatkan pada persiapan menyambut Ramadhan atau bulan puasa, dan peningkatan ibadah yang berdasarkan dalil yang kuat. Secara ringkas, budaya puasa atau ibadah khusus Nisfu Sya'ban tidak populer dan tidak dipraktikkan secara umum di Arab Saudi. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 381

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama