Didukung Oleh Investing.com

Isu Hoax, Tak Ada ABK China Terkena Virus Corona di Kotabaru

Setelah heboh kabar ABK China terindikasi Virus Corona dirawat di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru, Direktur RSUD, dr. Cipta Waspada mengadakan jumpa pers untuk mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial yang membuat heboh warga Kotabaru.

Dalam keterangannya, dr. Cipta Waspada yang didampingi KKP Kotabaru, Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah yang diwakili Kadiskominfo Kotabaru, Dokpol Polres Kotabaru dan tenaga medis RSUD Pangeran Jaya Sumitra, mengatakan 1 pasien koki kapal Floating Crane yang berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu diobservasi setelah mengalami demam. Hasil pemeriksaan dinyatakan negatif Corona dan didiagnosa demam panas biasa. Pasien dari Tanah Bumbu ini sudah dipulangkan ke daerah asalnya.

Sedangkan 2 pasien; 1 pasien WNI dari Rembang Jateng dan 1 WNI berasal dari Tegal Jateng yang baru masuk pada Kamis (13/02/20) sekira jam 16.00 WITa, setelah KKP Kotabaru mendapat informasi dari keagenan pelayaran kapal yang didapat dari  Kapten kapal ada ABK yang sakit dengan keluhan demam, sakit kepala dan batuk berdahak dan dibawa ke RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru.

Hasil pemeriksaan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra, 2 pasien tersebut didiagnosa menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) sesuai dengan koordinasi dokter spesialis paru RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru dengan dokter spesialis paru di RS Ulin Banjarmasin (dr. Muhammad Isa.)

Hasil koordinasi 2 dokter spesialis paru ini memutuskan 2 pasien ini untuk dilakukan observasi lanjutan selama 3 hari ke depan. Bila kondisi membaik akan dipulangkan namun bila kondisi menurun atau ada tanda-tanda menuju ke Corona  akan segera dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin. Kondisi 2 pasien saat ini dalam kondisi stabil.

Menjawab kekhawatiran kenapa tidak langsung dirujuk ke Banjarmasin, dr. Cipta Waspada mengatakan setelah melakukan serentetan pemeriksaan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra, setelah dikoordinasikan dengan Ketua Tim Penanggulangan Penyakit Corona di Banjarmasin, dr. Muhammad Isa, dari hasil kesimpulan 2pasien ini belum menuju ke Virus Corona meskipun ada riwayat perjalanan dari sana, makanya ia meminta diobservasi selama 3 hari. 

2 pasien ini berasal dari MV Vega Rose berbendera Panama dengan 23 kru kapal yang terdiri dari 2 orang berkebangsaan Korea Selatan, 1 berkebangsaan Jepang dan 20 orang warga Indonesia, yang sebelum tiba di perairan Kotabaru singgah di pelabuhan Tianjin, pelabuhan Jintang dan pelabuhan Zhen Jiang di China.

Menurut Andi Syarif, Koordinatorl Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilayah Kerja Kotabaru, karena kapal ini baru datang dari China maka pihaknya menggunakan SOP yang membuat heboh warga yang melihat pakaian lengkap. Kapal saat ini yang berada di Tanjung Pemancingan masih dikarantina tidak diijinkan beraktivitas selama inkubasi 14 hari. (DBG)

----------©----------
 
Lebih baru Lebih lama