Puluhan sopir taksi mendatangi Dinas Perhubungan Kabupayen Kotabaru terkait permasalahan antara taksi kota dengan taksi perdesaan.
Masalah klasik ini terjadi sudah cukup lama. Permasalahan penumpang taksi perdesaan yang ikut dengan taksi saat naik maupun turun ke kota menjadikan berkurangnya pendapatan para sopir taksi.
Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru dan Petugas Terminal Stagen yang
merupakan wewenang Pemprop serta para sopir taksi mengadakan pertemuan mencari solusi dari permasalahan ini.
merupakan wewenang Pemprop serta para sopir taksi mengadakan pertemuan mencari solusi dari permasalahan ini.
Disepakati saat pertemuan antara Petugas Terminal Stagen yang merupakan wewenang Pemprop ini, akan memberikan sanksi bagi taksi perdesaan yang membandel membawa penumpang.
Para sopir taksi kota juga meminta terminal di Higa Gunung agar segera ditutup karena taksi perdesaan banyak yang mangkal disitu, padahal disitu bukan merupakan terminal resmi.
Toto, Juru Bicara para sopir taksi kota meminta pihak Dinas Perhubungan dan Petugas Terminal Stagen agar bisa bertindak tegas dalam permasalahan ini.
Fathurrahman Fadil ST, MIP, Kabid Sarana Prasarana Lalulintas Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru mengatakan pihaknya dan Petugas Terminal Stagen sepakat akan menindak dan memberikan efek jera bagi para sopir yang membandel. (dbg)
Tags
Ekonomi

