Sejumlah bahasa daerah di Indonesia ini terancam punah dikarenakan beberapa faktor diantaranya jumlah penuutur yang semakin menurun, generasi tua yang tak menggunakannya kepada anak-anak mereka, serta diantara mereka sendiri, selain itu semakin meluasnya penggunaan bahasa nasional.
Menurut Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, sebanyak 26 bahasa daerah di Indonesia terancam punah karena mayoritas penutur berusia 20 tahun ke atas.
Beberapa contoh bahasa daerah yang terancam punah adalah; Bahasa Taje di Sulawesi Tengah, Bahasa Riantana di Nusa Tenggara Timur, Bahasa Saponi di Papua, Bahasa Kajang di Sulawesi Selatan, dan Bahasa Hukumina di Maluku.
Sementara itu Bahasa Banjar mendominasi di Kalimantan; yang digunakan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari oleh masyarakat Banjar yang tersebar di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan sebagian Kalimantan Tengah. Bahasa Banjar bahkan nyaris dijadikan sebagai bahasa persatuan di Kalimantan. ©Jurnalisia™
👀 11402


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.