![]() |
| Courtesy : WordPress |
Hasil investigasi Kru Media ini, peredaran judi buntut ini berlangsung setiap hari dengan mengacu kepada judi toto di Kamboja dan Sidney Australia.
Menurut beberapa penjudi buntut, mereka membeli melalui penjual yang biasa mangkal di warung-warung maupun kedai minum.
"Kita cukup menuliskan angka-angka yang dibeli di selembar kertas, lalu dicatat oleh penjualnya, dan catatan angka yang kita beli itu menjadi pegangan kita selaku pembeli sebagai bukti," ungkap seorang pembeli yang mengaku membeli buntut sesekali kalau dapat mimpi ataupun ada hitungan angka bagus.
Sedangkan pengumuman angka yang keluar, menurut para penjudi buntut; jam 16.00 WITa, namun di hari Jumat agak lebih awal keluarnya pada jam 14.00 WITa.
"Kemarin ada yang tembus beberapa angka dari yang 2 angka, 3 angka dan 4 angka, saya dengar yang tembus itu berkerja sebagai pegawai," tambah seorang penjudi buntut yang angka tebakannya meleset.
Adapun harga untuk judi buntut ini per angka paling murah Rp 1 ribu untuk semua jumlah angka, yang apabila tembus 2 angka akan mendapatkan 60 kali lipat, sedangkan untuk 3 angka sebesar Rp 350 ribu, untuk 4 angka sebesar Rp 2.5 juta.
"Kita cukup menunggu di warung atau kedai minum, jika angka kita tembus nanti penjual dimana kita beli akan datang membawakan uangnya. Bandarnya saya dengar adalah warga keturunan," tutup seorang penjudi buntut. (Red)
Tags
Hukum

