Kesurupan massal dialami oleh puluhan karyawan PT Misaja Mitra Kotabaru, yang sempat menghentikan kegiatan kerja, terjadi pada awal Nopember 2017 lalu.
PT Misaja Mitra, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan, sudah berdiri cukup lama sejak dikelola oleh perusahaan PMA hingga diambilalih oleh perusahaan PMDN. Para karyawannya didominasi oleh para wanita.
Yang mengalami kesurupan itu berteriak-teriak kencang sehingga membuat para karyawan lainnya ketakutan.
Beberapa karyawan menyebut kesurupan telah terjadi sehari sebelumnya namun tak sebanyak hari ini.
Beberapa karyawan menyebut kesurupan telah terjadi sehari sebelumnya namun tak sebanyak hari ini.
Beberapa karyawan lainnya berprediksi kesurupan terjadi dikarenakan seringnya kerja lembur hingga malam hari. Para keluarga korban kesurupan pun masing-masing menjemput untuk dibawa pulang ke rumah.
Sebagian karyawan merasa kesal terhadap pihak perusahaan yang menyuruh mereka kembali berkerja pasca kesurupan rekan mereka. Dan mereka pun mengeluhkan terkait kerja lembur tanpa insentif hanya uang makan sebesar Rp 18 ribu, sedangkan lembur dari jam 17.00 hingga jam 21.00 bahkan ada yang hingga jam 22.00. Mereka takut mempermasalahkan terkait lembur ini karena status tenaga kontrak yang tiap saat dapat diberhentikan oleh pihak perusahaan.
Sebagian karyawan merasa kesal terhadap pihak perusahaan yang menyuruh mereka kembali berkerja pasca kesurupan rekan mereka. Dan mereka pun mengeluhkan terkait kerja lembur tanpa insentif hanya uang makan sebesar Rp 18 ribu, sedangkan lembur dari jam 17.00 hingga jam 21.00 bahkan ada yang hingga jam 22.00. Mereka takut mempermasalahkan terkait lembur ini karena status tenaga kontrak yang tiap saat dapat diberhentikan oleh pihak perusahaan.
Terkait uang lembur ini pihak Manajemen PT Misaja Mitra mengatakan, memberi uang makan dan lembur sesuai peraturan yang ada, namun sangat bertolak belakang dari keterangan para karyawannya, yang mana uang lembur dihitung dari jumlah timbangan hasil kerja mereka, diluar itu cuma uang makan. (DBG)
Tags
Sosial

