China menjadi negara dengan persentase tertinggi dimana rakyatnya mengaku tak beragama, yakni sebanyak 91 persen. Meski demikian meski negara ini menganut Komunisme, namun tetap mengakui sejumlah agama di bawah kebijakan ketat yang disebut sebagai Sinisasi Agama. Persentese ini berdasarkan Pew Research Center (PRC).
Negara berikutnya yang rakyatnya banyak mengaku tak beragama adalah Jepang sebanyak 86 persen. Di Jepang, tidak beragama bukan berarti bersikap anti Tuhan. Mereka hanya memandang Shinto dan Buddha sebagai budaya, moralitas, dan identitas sosial, bukan sebagai agama dogmatis yang menuntut kepatuhan iman khusus.
Selanjutnya adalah Swedia yang rakyatnya sebanyak 78 persen mengakui tak menganut agama tertentu. Swedia merupakan negara Barat paling sekuler. Swedia memimpin secara global dalam hal minimnya praktik ibadah pribadi. Berdasarkan survei Pew Research, hanya 10 persen dari kelompok tidak beragama (nones) di Swedia yang masih mempercayai konsep Tuhan.
Kemudian, Republik Ceko yang mana rakyatnya sebanyak 75 persen mengaku tak beragama. Dari persentase ini terdapat 1/3 diantaranya, atau 25 persen merupakan panganut atheis murni. Juga Britania Raya, sebanyak 72 persen rakyatnya mengaku tak beragama. Sebanyak 32 persen dari kelompok non-afiliasi di Inggris mengaku masih memiliki keyakinan spiritual samar atau percaya pada kekuatan/Tuhan di luar agama institusional.
📊 402
Tags
Budaya
