Anda Pengunjung ke 234.895.155

Pemkab Kotabaru Rakoor Karhutla dan Bencana Kekeringan



Kotabaru - ©Jurnalisia,
Sekdakab Kotabaru, Eka Saprudin, AP, M.AP mewakili Bupati Kotabaru membuka Rapat Koordinasi (Rakoor) Kedaruratan Bencana Karhutla dan Bencana Kekeringan di Kabupaten Kotabaru.

Rakoor dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, bertempat di Aula Bamega, Selasa (08/09/26).

“Kita ketahui bersama bahwa kita sudah memasuki musim kemarau tahun ini yang merupakan indikasi ancaman baik itu bencana kebakaran hutan dan lahan maupun bencana kekeringan. Dampaknya tidak hanya krisis air bersih bagi masyarakat dan sektor pertanian, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya Karhutla yang dapat merusak ekosistem, meningkatkan polusi udara, serta berdampak pada sektor kesehatan dan perekonomian daerah,” kata Sekdakab.


Ia mengingatkan Kotabaru identik dengan “susah air”. Hal ini menjadi program utama Pemerintah Daerah untuk terus mencari sumber-sumber air baku yang ada di wilayah Kabupaten Kotabaru khususnya di wilayah Pulau Laut. Namun ia juga meyakini bahwa di wilayah seberang masih ada sumber air baku yang dialiri sungai-sungai besar. Namun di musim kemarau panjang ini bisa menimbulkan masalah terkait kebutuhan air. 

Penulis : Agus Ariyanto 
 160 Pengunjung 
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara