Jurnalisia,
Perang dingin pasca Perang Dunia II antara Amerika Serikat dan sekutunya versus Uni Soviet; menjadikan persaingan dengan teknologi di bidang antariksa dan ruang angkasa.
Uni Soviet pada 4 Oktober 1957 berhasil mengorbit ke ruang angkasa dengan meluncurkan Sputnik 1 dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Sputnik 1 ini dibuat di Biro Desain OKB-1, dipimpin Sergei Korolev. Lokasi perakitan utama di Moskow.
Bentuk Sputnik 1 adalah bola logam berdiameter 58 cm, 4 antena panjang, berat 83.6 Kg, mengorbit mengelilingi Bumi tiap 96 menit selama 21 hari. Meski fungsinya cuma mengeluarkan bunyi "bip bip" menggunakan pemancar radio, tapi itu cukup membuat geger dunia.
Peluncuran Sputnik 1 membuat orang-orang Amerika Serikat kaget karena dikira mereka duluan. Tak mau kalah, pada 31 Januari 1958 Amerika Serikat meluncurkan satelit Explorer 1 dari Cape Canaveral, Florida; yang dibuat di Laboratorium Propulsi Jet NASA dan Angkatan Darat AS. ©Jurnalisia™
Tags
Tekno
