Para Warga Petani di wilayah Kecamatan Kusan Hilir dan Kusan mengeluhkan tak adanya pupuk untuk memupuk padi mereka. Padahal ini sudah masuk waktunya memupuk padi di sawah mereka.
Menurut warga, sudah sekitar 4 minggu ini mereka berusaha mendapatkan pupuk, namun belum menemukannya di kios dimana mereka biasa mendapatkannya.
Untuk itu media ini mengkonfirmasi pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tanah Bumbu. Melalui Sekretaris DPKP, Ari Herlianto mangatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari para warga petani terkait masalah belum adanya pupuk tersebut, Selasa (21/07/26).
Ditambahkan oleh seorang Staf DPKP, Sapta Huzaifah, pihaknya hampir setiap hari menerima keluhan warga terkait masalah itu.
Menurut pihak DPKP, ini bukan disebabkan pupuk tidan tersedia, hanya saja masalah adminstrasi; yang mana untuk pengeluaran pupuk ini harus ditandatangani Direktur PT Batulicin Jaya Utama (BJU) selaku Distributor.
"Adanya pergantian Direktur di PT BJU belum lama ini, mungkin kendalanya disini, karena Plt Direktur yang baru belum sempat menandatangani perintah distribusi," ujar Ari Herlianto.
Ketika akan mengkonfirmasi Plt PT BJU yang kini dijabat oleh Kabag Ekonomi Setdakab Tanah Bumbu, Susilawati, yang bersangkutan tak berada di Kantor PT BJU. Media ini pun mengirim pesan melalui WA, namun hingga berita ini diposting; belum ada tanggapan dari Plt Direktur PT BJU. ©Jurnalisia™
1.318 Pengunjung
Tags
Ekonomi
