Anda Pengunjung ke 229.904.312

Abdullah Al Qasemi, Dari Pembela Salafi Murtad Jadi Atheis

Jurnalisia,
Abdullah Al Qasemi merupakan tokoh intelektual paling kontroversial di dunia Arab modern. Kisahnya sering dijadikan pelajaran tentang perubahan pemikiran yang drastis.

Di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, ia dikenal cerdas dan mulai menulis buku. Karya awalnya; As-Shira Baini al-Islam wa al-Watsaniyyah atau "Peperangan antara Islam dan Pemuja Berhala" malah dipuji gurunya.

Awalnya Qasemi adalah pembela keras gerakan Salafi, gerakan yang ingin memurnikan ajaran Islam sesuai generasi awal. Tapi karena sikapnya yang keras, pada 1931 ia dikeluarkan dari Al-Azhar.


Setelah itu pemikirannya berubah drastis. Ia mulai mempertanyakan doktrin agama dan otoritas ulama, mendorong rasionalitas untuk membebaskan dunia Arab dari pemikiran mitologis. Puncaknya, ia menyatakan diri murtad dan menjadi atheis.

Karyanya paling kontroversial adalah bukunya yang paling menghebohkan "The Lie to See God Beautiful", sinya mempertanyakan keberadaan Tuhan dan mengkritik agama. Akibatnya; buku-bukunya dicekal di banyak negara Arab, menjadi "musuh publik" dan dihujat, dan di 1954 ia dinyatakan persona non grata  oleh pemerintah Mesir dan hidup dalam pengasingan. 

Nama lengkapnya Abdullah bin Ali Al-Qasimi, kahir pada 1907 di Buraydah Arab Saudi, wafat pada 9 Januari 1999 karena kanker. Latar keluarga;  ia tumbuh di lingkungan sangat religius dan konservatif. Ayahnya rutin memberi pelajaran Islam sejak kecil. ©Jurnalisia™ 
 907 Pengunjung 
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara