Tanggapan Warganet Tentang Siring Pagatan, Harga dan Kebersihan

courtesy : masalembo online
Kalau pemberitaan di media cetak yakni dalam bentuk koran, tabloid maupun majalah tak serta merta dapat diotanggapi oleh para pembacanya, berbeda dengan media online atau media siber yang oleh para pembacanya bisa langsung ditanggapi setelah usai membaca beritanya.

Kondisi warung kuliner yang terdapat di kawasan Siring Pagatan; mendapat berbagai tanggapan warga melalui media sosial atau yang lazim disebut Warganet atau Netizen.


"Bagus juga dibangun yang lebih bagus, indah dan kredit biaya pembangunannya oleh pemilik warung, sehingga tak kelihatan kumuh di pinggir jalan dan termasuk tanaman penghijauan suatu saat bisa tempat berteduh sambil menikmati indahnya pantai," komentar akun Facebook @Dedy B**e.

"Perlu penataan ulang salah satu yang dipertimbangkan adalah penyediaan lahan parkir karena ini merupakan jalan propinsi serta tempat penyeberangan yang ada traffic light, juga perlu pembinaan kepada yang punya warung agar tetap menggunakan masker," saran akun @B**ny Batulicin.


Sementara itu terdapat pula Warganet yang mengomentari terkait harga, kebersihan dan sanitasi warung kuliner itu. 

"Kalau dilihat dari tampilannya terasa tak sesuai dengan harga yang dijual," ujar akun @Ahmad Mu***ir dalam dialek Banjar.

"Coba harga yang dijual itu standard saja, rasanya kapok mampir disitu," tambah akun @N**g Pu**a juga dalam dialek Banjar.

Ada pula Warganet yang membandingkannya dengan Siring Laut yang ada di Kotabaru.

"Coba dibuat seperti siring laut Kotabaru, karena letak dan posisinya sama persis seperti siring Kotabaru, jadi tempat parkir dan bermain bisa diatur, kalau ada keinginan dari pemerintah yang terkait pasti bisa, karena dari segi pendapatan daerah kita lebih tinggi daripada Kotabaru," saran akun @A**i Adi.

Diantara sekian banyak komentar dan tanggapan Warganet lebih kepada masalah harga dan kebersihan yang mereka anggap cukup mahal dengan lingkungan yang kurang bersih. (Red)
Lebih baru Lebih lama