Bupati Kapuas Imbau Tak Menyelenggarakan Shalat Jumat di Mesjid - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Senin, 13 April 2020

    Bupati Kapuas Imbau Tak Menyelenggarakan Shalat Jumat di Mesjid

    Bupati Kapuas Kalteng, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT bersama jajarannya mengimbau seluruh pengurus mesjid dan umat Islam di seluruh Kabupaten Kapuas untuk tidak menyelenggarakan shalat Jumat sementara waktu dan menggantikannya dengan shalat dhuhur di rumah masing-masing sampai keadaan sudah dipastikan aman. Hal ini disampaikannya, Senin (13/04/20), di halaman Mesjid Agung Al Mukarram Amanah Kapuas untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19.

    “Untuk sementara waktu saya harap masyarakat Kabupaten Kapuas agar tidak keluar rumah, kecuali untuk kepentingan mendesak dan terus meningkatkan pola hidup sehat serta mendekatkan diri kepada Tuhan dan memohon perlindungan agar terhindar dari berbagai musibah,” ucap Ben pada imbauannya.

    Menurutnya dikeluarkannya imbauannya ini karena terdapat 1 warga Kapuas yang positif terkena COVID-19 sehingga mengakibatkan Kabupaten Kapuas masuk ke zona merah dan juga berdasarkan hasil pertemuan Pemkab Kapuas dan tokoh agama pada tanggal 24 Maret 2020 dan dengan memperhatikan surat edaran Dewan Masjid Indonesia untuk mencegah penyebaran COVID-19 nomor 061/PP DMI/A/III/2020, Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor : SE.1 Tahun 2020, Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020, fatwa MUI Nomor 14 tahun 2020 dan surat edaran Bupati Kapuas Nomor 360/94/BPBD/2020 serta imbauan MUI Kabupaten Kapuas.

    “Ini semua dilakukan demi menjaga masyarakat Kabupaten Kapuas dari terkena virus corona, untuk itu saya juga berharap agar masyarakat Kapuas tetap tenang dan kondusif serta selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) contohnya seperti sering mencuci tangan, menjaga jarak satu sama lain sekitar 1.5 meter dan banyak mengkonsumsi sayur serta buah-buahan,” pungkas Bupati. (Dolok/ Manli)

    ----------©----------
     
     

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda