Larangan Impor Bawang Putih Dari Cina, Ini Akibatnya

Courtesy : Google
Penilaian Kementerian Pertanian RI terkait harga bawang putih, beberapa hari lalu; tak terbukti berlaku terutama di daerah. 

Harga bawang putih kini melompat tinggi hingga 2 kali lipatnya.isal saja yang terjadi di kawasan Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu, di Pasar Harian yang sebelumnya harga bawang putih seharga Rp 25 ribu per kilo hingga Rp 30 ribu per kilo, kini melambung ke harga Rp 60 ribu per kilo. Harga ini juga sama berlaku di Pusat Niaga Bersujud (Pasar Minggu).

"Harga bawang putih naik sangat tinggi dari sebelumnya. Saya biasa beli bawang putih seharga Rp 25 ribu per kilo kini Rp 60 ribu per kilo," ungkap seorang ini rumah tangga di kawasan Kelurahan Gunung Tinggi Batulicin.

"Saya belum ada beli bawang putih tapi saya dengar harganya sudah naik. Saya tak menyangka kalau bawang putih itu ternyata dibeli dari Cina, saya kira kita yang jualan ke negara lain," ujar seorang ibu rumah tangga yang jualan di Pasar Minggu.

Dirilis dari situs Medcom beberapa hari lalu Kementerian Pertanian (Kementan) menilai stok bawang putih tidak terganggu larangan impor barang dari Tiongkok akibat penyebaran virus korona. Pasalnya impor bawang putih yang masuk sudah didatangkan sejak akhir tahun lalu, dan belum ada tambahan lagi untuk impor di 2020 ini. (Red)

----------©----------
 

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara