Terkait netralitas ASN/PNS di Pilkada terutama yang akan dilaksanakan di 2020, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Supiansyah, ZA, SE, MH berpendapat dan terkesan pesimis.
Menurut Politisi Senior PDIP Kalsel ini, sulit dikatakan apakah ASN dan PNS bisa bersikap netral di Pilkada. Sulitnya ASN/PNS ini bersikap netral menurut H. Supiansyah yang akrab dipanggil H. Upi dikarenakan loyalitas ASN/PND kepada Atasannya terutama Petahana yang dalam hal ini adalah Kepala Daerah.
Berbeda dari Anggota Polri yang statusnya juga adalah ASN namun tak diberikan hak pilih terkecuali Anggota Polri itu mengundurkan diri.
"Tentang netralitas ini sulit juga karena tetap mendukung Pejabat Petahana walaupun secara diam-diam karena ada hubungan emosional. Bagaimanapun undang-undang dibuat untuk melarang akan tetapi tidak bisa dijalankan sebagaimana mestinya," ungkap H. Upi.
Ditambahkannya, "kecuali berpihak secara terang-terangan kepada Calon Petahana maka ketahuan. Saya kira hampir semua ASN/PNS berpihak ke Petahana tapi secara diam-diam. Mulai dari proses pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada ASN/PNS itu sudah berpihak ke Petahana. Semakin banyak calonnya semakin besar pula peluang kemenangan calon dari Petahana, apalagi aturan saat ini Calon dari Petahana tidak ada cuti kecuali di kampanye di hari jam dinas."
Masih menurut H. Upi, "ASN/PNS tidak bisa dicabut hak pilihnya karena mereka bersifat admintrasi saja, berbeda dari Anggota Kepolisian yang adalh untuk tugas dan fungsi keamanan serta penegakan hukum." (Red)
Tags:
Pemerintahan
