Pelaksanaan pembangunan mesjid Yazidatul Ula yang terletak di Jl. Bima Atas RT 08 Desa Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru akan segera realisasi .
Hal ini terlihat pada Jumat (14/02/20), dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Ketua Panitia Pembanggunan Mesjid Ibnu Faozi bersama pengurus lainnya.
Mesjid yang rencana akan dibangun dengan panjang 75 meter dan lebar 50 meter, dengan swadaya masyarakat dan tanahnya yang diwakafkan oleh para ahli waris Almarhum H. Syamsuri bin H. Djamhari serta dibantu pembangunannya oleh Pengusaha asal Kotabaru, H.Tajerian Noor atau akrab dipanggil Mas Boy, Owner PT Buana Karya Wiratama (BKW).
Pembangunan mesjid ini akan dimulai setelah terbit sertifikat wakaf dari BPN Kotabaru dan dana pembangunannya dibantu oleh H. Tajerian Noor sebanyak Rp. 7 milyar; menurut keterangan dari Ketua Panitia Pembangunan Mesjid.
Seperti yang dikatakan ketua Panitia Mesjid Ibnu Faozi, mesjid ini dibangun berbentuk seperti bangunan mesjid yang ada di Madinah Arab Saudi.
"Jadi di Kotabaru mesjid Madinah kecil. Untuk aksesoris, karpet, lampu dan lainnya dibeli langsung dari kota Madinah. Dengan adanya mesjid Yazadatul Ula yang artinya bertambahnya/kelimpahan rejeki, diharapkan sebagai spirit bagi kita semua khususnya kaum muslim masyarakat Kotabaru untuk lebih giat lagi beribadah dan serta mengamalkan nilai-nilai Islam yang mewarnai kehidupan bangsa Indonesia," ungkap Ibnu Fauzi.
Selain itu juga masyarakat Kotabaru baik itu kaum muslim dan muslimah maupun warga lainnya yang mau menyumbang untuk pembanggunan mesjid Yazidatul Ula, Panitia akan tetap selalu menerima. (Anto)
Tags:
Sosial
