Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru bersama Puskesmas Desa Dirgahayu melakukan penyemprotan asap (fogging) ke sekolahan-sekolah, Rabu (11/04/18).
Sebelum dilakukan penyemprotan asap Kepala sekolah dan Guru memulangkan para murid lebih awal untuk menghindari para murid dan guru terhirup asap yang mengandung unsur zat berbahaya bagi kesehatan, yang disemprotkan ke dalam ruang kelas, ruang guru, selokan, pembuangan air, pohon, tanaman, juga tempat tempat yang memudahkan nyamuk-nyamuk bersarang dan bertelur.
Saat ini terdapat 19 orang yang terkena demam berdarah yang sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara. Untuk pengamanan medis mereka dirawat di RSUD Kotabaru, sedangkan Dinkes Kotabaru melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.
Sekolah yang mendapat penyemprotan asap antara lain SDN Dirgahayu 1, SDN Dirgahayu 2, SDN Dirgahayu 6 dan TK IDHATA.
Sebelum dilakukan penyemprotan asap Kepala sekolah dan Guru memulangkan para murid lebih awal untuk menghindari para murid dan guru terhirup asap yang mengandung unsur zat berbahaya bagi kesehatan, yang disemprotkan ke dalam ruang kelas, ruang guru, selokan, pembuangan air, pohon, tanaman, juga tempat tempat yang memudahkan nyamuk-nyamuk bersarang dan bertelur.
Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kotabaru, dr. Sudarsono kyai Demak, pelaksanaan fogging ini dilakukan setiap tahun, yang merupakan tindakan terakhir dari kasus demam berdarah.
Saat ini terdapat 19 orang yang terkena demam berdarah yang sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara. Untuk pengamanan medis mereka dirawat di RSUD Kotabaru, sedangkan Dinkes Kotabaru melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.
Untuk pencegahannya diimbau kepada masyarakat agar melaksanakan 3M Plus yaitu Mengubur, Menguras, Menutup, dan plusnya yaitu mencegah gigitan nyamuk; bisa pakai kelambu, obat gosok dan lainnya.
Adapun dana untuk kegiatan ini diambil dari dana DPA daerah setiap tahun. Apabila terjadi banyak kasus demam berdarah maka akan dimintakan pada Anggaran Perubahan Daerah.(Anto)
Tags
Kesehatan

