Anda Pengunjung ke 230.398.449

Mahardika Sukamaju, BUMDes Percontohan di Kalsel


Pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi satu solusi konstruktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat desa sekaligus juga potensi pendapatan desa. Kesesuaian bentuk usaha tergantung dari sumber daya yang tersedia di desa tersebut.

Berangkat dari keterbatasan potensi yang dimiliki, maka masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Batulicin pada Tahun 2011 berinisiatif mengumpulkan dana patungan guna membentuk BUMDes dengan nama Mahardika dan Sukmo Riyanto sebagai Direksinya. Dengan modal awal yang terkumpul sebanyak Rp 28 juta, target awal mereka adalah melayani masyarakat desa yang memerlukan bantuan di bidang pertanian seperti bibit dan pupuk.

Sukmo menuturkan, melihat perkembangan BUMDes ini, pada Oktober tahun 2012, Pemprop Kalsel menjadikan BUMDes ini ssebagai satu percontohan dan memberikan hibah permodalan sebanyak Rp 43 juta. Dan di akhir tahun 2012 telah mampu memberikan pemasukan bagi desanya sebesar Rp. 11.970.765. 

Kepala Desa Sukamaju, Rusli, mengatakan pada tahun anggaran 2018 telah direncanakan penyertaan modal kembali sebesar Rp 200 juta kepada Bumdes ini sebagai bentuk dukungan dari Pemerintahan Desa, sehingga kini jenis usaha BUMDes Mahardika telah berkembang meliputi finansial, konstruksi dan layanan internet. 

"Rencana ke depan telah dilakukan penjajakan untuk pengembangan jamur tiram. Namun tidak hanya sebagai jamur segar, tapi juga sebagai hasil olahan. Nantinya akan dipanggil chef profesional guna memberikan pelatihan kepada ibu-ibu PKK dalam mengolah jamur tersebut," ungkap Sukmo Riyanto. (Rel/MCTB)
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara