Aksi penolakan kegiatan tambang di dadatan Pulau Laut oleh PT SILO Grup terus berlanjut. Kali ini ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pulau Laut Kotabaru menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Kotabaru, Jumat (19/01/18).
Massa pengunjukrasa bergerak dari halaman samping Mesjid Raya Husnul Khatimah Kotabaru menuju Gedung DPRD Kotabaru dikawal aparat Kepolisian dari Polres Kotabaru.
Sabri, Ketua Aliansi Masyarakat Pulau Laut Kotabaru meminta agar Pemerintah Daerah segera mencabut ijin tambang PT. SILO Grup.
Senada dengan Sabri, 2 orator yang juga turun memberikan orasinya, Agus Andriono dan Awaludin, meminta agar PT. SILO segera hengkang dari Pulau Laut. Aliansi Masyarakat Pulau Laut Kotabaru juga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru agar segera membuat Perda tentang larangan pertambangan di daratan Pulau Laut.
Massa pengunjukrasa ditemui oleh Kabag Keuangan DPRD Kotabaru, Gusti Anasrullah, karena Ketua dan Wakil Ketua DPRD kotabaru serta anggota dewan tidak berada di tempat karena sedang berada di luar daerah.
Puluhan aparat keamanan dari Polres Kotabaru disiagakan baik yang berseragam maupun yang tidak. Wakapolres Kotabaru, Kompol Yusriandi Yusran langsung terjun ke lokasi unjukrasa didampingi Kabag Ops Polres Kotabaru, Kompol Arief Prasetya. (dbg)
Tags
Sosial

