Ratusan Atlet bersama para Pengurus KONI Daerah dan Pengurus Cabor Kabupaten Kotabaru serta warga simpatisan, turun bergerak ke jalan umum didalam Kotabaru, mereka melakukan penggalangan dana untuk dapat memberangkatkan kontingen Atlet Kabupaten Kotabaru untuk mengikuti Porprop ke 10 yang akan digelar di Tanjung Kabupaten Tabalong dalam waktu dekat ini.
Para penggalang dana ini sebelumnya berkumpul di samping mesjid raya Khusnul Khatimah, dan bergerak ke titik tempat ramai yang dilewati warga; depan gedung DPRD, persimpangan lampu merah eks bioskop Irama, depan pasar Limbur Raya dan persimpangan tugu nelayan.
Penggalangan dana tersebut terjadi karena tak adanya kepastian dana dari Pemerintah Daerah untuk keperluan mengikuti Porprop tersebut.Aksi penggalangan dana itu kontras dengan baliho yang dipasang oleh Pemkab Kotabaru dengan foto Bupati Dan Wabup Kotabaru, yang bertuliskan "Haornas 2017' Olahraga menyatukan kita" yang dipasang di gedung Abdi Negara.
Pemandangan penggalangan dana oleh para Atlet sendiri itu sangat miris mengingat Kabupaten Kotabaru merupakan Kabupaten dengan wilayah paling luas di Propinsi Kalsel serta memiliki SDA terbesar pula. Dan ini sangat kontras pula jika dibandingkan dengan Kabupaten Tanah Bumbu yang merupakan Kabupaten pemekaran dari Kotabaru dimana untuk mengikuti Porprop, Kabupaten termuda do Kalsel ini menggelontorkan dana sebesar Rp 9 milyar.
Terlepas dari aksi penggalangan dana tersebut, adalah akan menjadi sejarah buruk do bidang olahraga Kabupaten Kotabaru jika sampai tak mengikuti Porprop kali ini. Dan sejarah buruk tersebut diukir di pemerintahan Kotabaru di masa kepemimpinan Bupati, Sayed Jafar dan Wakilnya, Burhanuddin. (DBG)
Tags
Sport
