Akan Memalukan Jika Sampai Kotabaru Absen di Porprop - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Website Ini Telah Dilihat 96,9 Juta Kali

    Sabtu, 10 Desember 2016

    Akan Memalukan Jika Sampai Kotabaru Absen di Porprop

    -KONI dan Cabor Akan Unjukrasa Jika Masalah Dana Tak Direspon.

    Akan menjadi sejarah yang paling memalukan bila Kotabaru tidak ikut serta dalam event Pekan Olahraga Tingkat Propinsi Kalsel di Tanjung Tabalong hanya karena masalah biaya. 

    Hal ini diungkapkan oleh seorang Ketua Cabang Olahraga Kotabaru di hadapan Ketua KONI Daerah Kotabaru dan puluhan Ketua Cabang Olahraga pada pertemuan di Operation Room Pemkab Kotabaru pada Jumat (09/12/16). 

    Acara pertemuan yang dimulai pukul 16.30 WITa ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Daerah Kotabaru, Zulkipli, AR, SE. Pertemuan dilaksanakan terkait surat dari Dispora yang meminta tanggapan KONI tentang anggaran yang akan turun. 

    Usulan biaya yang diajukan oleh KONI yang merupakan akumulasi semua Cabor yang akan turun berlaga di Porprop nanti adalah Rp 13 milyar lebih, namun yang disetujui hanya Rp 4 milyar lebih saja. Padahal sebelumnya disetujui anggaran Rp 6 milyar lalu turun menjadi Rp 4 milyar lebih. Hal ini membuat KONI Kotabaru merasa perlu untuk meminta semua Cabor untuk menentukan sikap. Karena dari anggaran Rp 4 milyar yang disetujui bukan hanya untuk kegiatan Porprop saja namun juga untuk kegiatan KONI lainnya. 

    Semua Ketua Cabor yang hadir sepakat bila usulan biaya yang ada tidak disetujui, Kotabaru tidak akan ikut dalam event 4 tahunan tingkat Propinsi Kalsel tersebut. Hal ini akan menjadi yang pertama kalinya Kotabaru tidak ikut serta karena masalah dana.

    KONI Kotabaru dan Cabor juga sepakat akan melayangkan surat kepada DPRD Kotabaru untuk melaksanakan hearing terkait masalah ini dan meminta semua pihak yang terkait diundang hadir di hearing nanti. Bahkan KONI dan Cabor akan mengancam melaksanakan aksi unjukrasa bila aspirasi mereka tidak direspon oleh Pemerintah Daerah. (DBG)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda