Anda Pengunjung ke 232.036.898

Interaktif | Sepanjang 2025 Lebih 21 Ribu Anak Keracunan Menu MBG


©Jurnalisia,
Hampir pada setiap kesempatan Presiden RI, Prabowo Subianto, membangga-banggakan MBG sampai-sampai mengklaim lebih baik daripada program sejenis di negara lain.

Selain belum merata pelayanannya di semua sekolah di seluruh Indonesia, program MBG ini pun menimbulkan permasalahan terkait kesehatan.

Padahal Program MBG ini sudah diluncurkan pada 6 Januari 2025, namun sepertinya program ini belum siap, ini tampak dari pembangunan SPPG yang sambil berjalan, bukan dibangun terlebih dulu sebelum program diluncurkan, padahal kita ketahui program ini nilainya ratusan trilyun rupiah dan berasal dari utang.

Adapun terkait masalah kesehatan, sudah sangat sering ditemukan menu MBG yang tak memenuhi standard kesehatan. Sudah banyak korban anak sekolah oleh menu MBG ini, keracunan makanan


Hingga Januari 2026 diketahui terdapat setidaknya 21.254 anak yang mengalami keracunan menurut data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). 

Pada akhir Juli 2026, terjadi lonjakan kasus keracunan massal fatal di SMKN 6 Semarang yang berdampak pada 707 orang; 693 Murid dan 14 Guru setelah menyantap menu nasi rendang dan daun singkong dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dengan munculnya berbagai permasalahan itu, tak sedikit pihak yang meminta agar Program MBG ini diubah polanya yakni dengan menyerahkan biaya makanan ke masing-masing orangtua murid karena mereka yang lebih tahu.  
 11.003 Pengunjung 
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara