Tanah Bumbu,
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, Sulhadi mewakili Bupati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari hasil Rapat Koordinasi (Rakoor) Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan yang sebelumnya diselenggarakan di Banjarbaru.
“Berdasarkan analisis data riwayat kejadian, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kabupaten lain. Meskipun secara akumulasi jumlah hotspot atau titik panas relatif sedikit, namun potensi terjadinya Karhutla tetap harus diwaspadai,” kata Sulhadi.
Itu dikatakannya pada Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), bertempat di Ruang Pusdalops-PB, Kamis (09/07/26).
Rapat tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau, yang dihadiri para Pejabat Struktural, Staf, serta Personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Tanah Bumbu. ©Jurnalisia™9
233 Pengunjung
Tags
Adv Juli 2026
