Anda Pengunjung ke 229.047.173

Kitab Suci Buddha Bukan Dari Wahyu Tuhan


Jurnalisia,
Tak seperti agama besar lainnya, agama Buddha tidak memiliki kitab suci yang berasal dari Tuhan. Kitab suci agama Buddha, yaitu Tripitaka, merupakan kumpulan khotbah, ajaran, dan aturan yang disampaikan langsung oleh Buddha Gautama semasa hidupnya.

Tripitaka ditulis oleh para murid setelah Buddha wafat untuk melestarikan ajaran Beliau. Buddha mengajarkan murid-muridnya untuk tidak percaya begitu saja, melainkan menguji ajarannya melalui pengalaman sendiri (konsep Ehipassiko).


"Jangan mudah percaya, hanya karena aku mengatakannya," petuah Sang Buddha.

Ajaran ini berfokus pada pengembangan diri, meditasi, dan moralitas untuk mengakhiri penderitaan (dukkha). Dalam agama Buddha, konsep Tuhan tidak dipersonifikasikan sebagai Pencipta yang memiliki wujud (nonteistik). Tuhan dipahami sebagai sesuatu yang mutlak, tidak dilahirkan, tidak diciptakan, dan tidak berkondisi, yang dikenal sebagai Nirwana atau Atthi Ajatam Abhutam Akatam Asamkhatam. Buddha Gautama adalah seorang guru pembimbing, bukan Nabi, bukan juga Rasul, apalagi Tuhan. ©Jurnalisia™ 
 132 Pengunjung 
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara