Anda Pengunjung ke 230.617.507

Jaka Tarub Dapat Bidadari Ketika Masih Hidup


Mereka yang sudah dapat membaca di era 1960-an hingga 1980-an tentu tak asing dengan sosok legenda dari Nusantara ini, yakni Jaka Tarub. Cerita legenda tentang Jaka Tarub ini tak cuma disampaikan melalui kisah bertutur pengantar anak tidur, tapi juga ditulis di buku sebagai buku cerita baik yang hanya sederetan tulisan dengan ilustrasi lukisan sederhana maupun bergambar secara penuh.

Siapa Jaka Tarub ? 
Dia adalah seorang pemuda sakti dari Tanah Jawa; yang mengawini seorang Bidadari bernama Nawang Wulan.

Suatu hari Jaka Tarub menemukan satu telaga; tempat mandi sejumlah Bidadari dari kayangan. Jaka Tarub mengintip para Bidadari yang sedang asyik mandi sambil bersenda gurau itu. Tak cuma itu, Jaka Tarub mencuri pakaian seorang diantara Bidadari itu yang bernama Nawang Wulan. 

Karena asyik mandi sambil bersenda gurau, para Bidadari itu tak menyadari kehadiran Jaka Tarub di sekitar mereka dan mencuri pakaian teman mereka. Setelah sekian waktu dan merasa puas mandi dan bersenda gurau di telaga bumi, para Bidadari itu pun memutuskan kembali lagi ke kayangan. 


Malang, karena pakaiannya dicuri dan disembunyikan, Nawang Wulan tak bisa terbang dan ikut teman-temannya kembali ke kayangan. Singkat cerita, Jaka Tarub pun menolong Nawang Wulan dan menikahinya. Dari pernikahan itu pasangan manusia Jaka Tarub dan Bidadari Nawang Wulan dikarunia seorang anak bernama Nawangsih.

Jaka Tarub sudah pasti salah karena secara moral ia melakukan pencurian. Di sisi ia ini hebat, selangkah lebih maju; dia mendapat dan menikahi bidadari ketika ia masih hidup, dan punya anak pula. Beda dari legenda (mungkin dongeng) dari Arabia; yang menjanjikan seseorang akan dapat bidadari 72 ketika nanti ia sudah mati, itu pun kalau seseorang itu memenuhi banyak syarat yang sangat berat.

Bagi Jaka Tarub cukup lah cuma 1 bidadari, tapi didapatkannya ketika ia masih hidup, meski akan dapat 72 bidadari tapi ketika sudah mati, dan ini pun masih berupa janji. Meski kemudian setelah sekian lama Jaka Tarub mengakui perbuatan dan menyesalinya, dan harus kehilangan Nawang Wulan yang kembali memperoleh pakaiannya dan dapat kembali ke kayangan. ©ISP
 318 Pengunjung 
Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara