Interaktif | Standard Ganda Toleransi Beragama


Interaktif,
“Jika umat Muslim diperbolehkan membangun mesjid di situs suci kami, maka kami juga harus diberi ijin membangun kuil Shinto di Mekah. Kami butuh satu tempat di samping Ka’bah. Itu baru adil.”

Kalimat itu diposting oleh akun Jepang @harukaawake yang sempat viral di platform media sosial; yang menyindir secara tajam terkait standard ganda dalam kebebasan beragama.

Pernyataan tersebut memicu berbagai reaksi dan perdebatan di kalangan warganet. Melalui sindiran itu, akun tersebut menyoroti apa yang dianggap sebagai ketidakseimbangan dalam penerapan prinsip kebebasan beragama dan akses terhadap tempat-tempat suci.

Dalam unggahannya, ia mengaitkan persoalan tersebut dengan fakta bahwa Non Islam tidak diperbolehkan memasuki kota Mekah dan Medinah, 2 kota yang memiliki kedudukan paling suci dalam Islam. Menurut sudut pandangnya, jika umat Islam dapat membangun tempat ibadah di berbagai negara dan kawasan yang memiliki situs suci agama lain, maka seharusnya prinsip yang sama juga berlaku secara timbal balik.

Pernyataan itu tidak hanya menyinggung soal pembangunan tempat ibadah, tetapi juga mengangkat diskusi yang lebih luas mengenai toleransi, kebebasan beragama, kesetaraan perlakuan, serta batasan yang diterapkan oleh masing-masing agama terhadap wilayah dan tempat sucinya.

Pernyataan yang sangat realistis, umat Yahudi juga seharusnya boleh mendirikan Sinagoga di samping Kab'ah karena umat Islam sudah membangun mesjid di situs suci Yerusalem milik leluhur Yahudi; tepat di atas reruntuhan bait suci Yahudi ribuan tahun lalu.  

Namun sayangnya ketika Admin menelusuri akun media sosial dari Jepang itu, postingannya sudah tidak ada alias dihapus, namun bagi mereka yang berpihak pada toleransi dan kesetaraan; pernyataan tersebut jauh lebih penting daripada akun media sosial yang telah menulis pernyataan yang sangat inspiratif itu. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 6476  






Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara