Didukung Oleh Investing.com

Rokok Daun Keladi, No Tembakau No Nikotin

Jurnalisia,
Inilah rokok yang bahannya bukan dari daun tembakau tapi daun talas atau keladi. Rokok ini diklaim bebas nikotin; tak seperti rokok konvensional dari daun tembakau.

Sebagian besar rokok ini diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sebagai alternatif rokok herbal bebas nikotin.

Beberapa merek dan produk olahan rokok daun talas yang beredar di pasaran meliputi merek Gupolo; rokok kretek dan filter produk asal Desa Padurenan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang diracik oleh warga setempat menggunakan 100% rajangan daun talas beneng

Rokok merek Gupolo ini dicampur dengan 17 bahan rempah lain seperti daun teh, cengkeh, dan akar tanaman. Satu bungkus isi 12 batang dijual sangat murah (sekitar Rp 5.000) karena tidak dikenakan pita cukai.


Selanjutnya adalah merek Ziro; produk olahan rokok daun talas super premium asal Boyolali dan Temanggung, Jawa Tengah. Produk ini dipasarkan dalam bentuk lintingan siap isap maupun dalam bentuk rajangan halus kiloan untuk pencinta rokok linting sendiri (Tingwe).

Ada pula merek Jatah Rakyat; rokok herbal berbasis daun talas beneng yang diproduksi oleh satu Saung UMKM lokal. Merek ini menonjolkan klaim 0% tembakau dan 0% nikotin dengan harga ekonomis sekitar Rp 10.000 per bungkus. 

Selain merek rokok batangan siap isap, pasar e-commerce di Indonesia juga dipenuhi oleh rajangan daun talas curah varian rasa (seperti rasa buah blueberry, kopi, hingga saus rokok tertentu). Konsumen biasanya membeli varian ini untuk dilinting secara mandiri menggunakan kertas papir. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 


Lebih baru Lebih lama