Didukung Oleh Investing.com

Fakta DA, Plat Nomor Kendaraan Kalsel

Jurnalisia,
Bukan singkatan dari Dayak Asli maupun Daerah Air, tapi dari singkatan District Amandit; sekarang wilayah Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 

Plat nomor; saat itu disebut kentekens oleh Belanda, DA yang saat ini digunakan untuk wilayah Kalimantan Selatan juga merupakan warisan murni dari era kolonial Hindia Belanda.  

Kode ini dibuat untuk menandai wilayah Karesidenan Zuider en Ooster Afdeeling van Borneo; Karesidenan Bagian Selatan dan Timur Kalimantan yang berpusat di Banjarmasin, mulai masuk ke pulau Kalimantan sekitar tahun 1920. Pada masa itu kendaraan bermotor milik pejabat Belanda dan kaum bangsawan mulai berdatangan ke wilayah Kalimantan, sehingga pemerintah kolonial merasa perlu membuat sistem pendataan wilayah. 


Pada masa kolonial, pulau Kalimantan hanya dibagi menjadi 2 wilayah penomoran utama, yakni Kode BR untuk wilayah Kalimantan Barat (Westerafdeeling van Borneo), dan Kode DA untuk wilayah Kalimantan Selatan, Tengah, Utara, hingga Timur. 

Setelah Indonesia merdeka dan terjadi pemekaran propinsi, wilayah Kalimantan lainnya membuat kode plat nomor baru yang menyesuaikan nama propinsinya; seperti KB untuk Kalimantan Barat, KH untuk Kalimantan Tengah, dan KT untuk Kalimantan Timur, serta KU untuk Kalimantan Utara. Namun, Kalimantan Selatan tetap mempertahankan kode DA untuk menghormati sejarah penomoran pertama yang berpusat di wilayah mereka. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 


Lebih baru Lebih lama