Pohon nipah (Nypa Fruticans) adalah palem pesisir serbaguna yang tumbuh di rawa-rawa.
Nipah adalah pelindung alami bantaran sungai maupun pantai dari abrasi dan menghasilkan nira yang bisa diolah menjadi gula, cuka, hingga bahan bakar etanol.
Manfaatnya meliputi buah yang dapat dimakan (seperti kolang-kaling), daun untuk atap/sapu, serta tinggi antioksidan untuk kesehatan.
Pohon Nipah tumbuh liar di daerah pesisir, rawa-rawa, dan hutan bakau/mangrove, sering ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Tumbuhan ini termasuk famili Arecaceae (palem-paleman) yang batang utamanya tumbuh merayap di bawah tanah. Seluruh bagian tanaman, mulai dari akar, daun, bunga, hingga buah, dapat dimanfaatkan manusia.
Buahnya berwarna kecoklatan yang bagian dalamnya berwarna putih sebesar isi dalam buah rambutan; rasanya mirip-mirip antara kelapa muda dan kolang-kaling; mengandung karbohidrat. Daging buahnya yang kenyal sering dijadikan campuran minuman segar atau manisan. Getah bunga/pelepah (nira) diolah menjadi gula nipah (gula merah) atau gula apong yang manis. Nira-nya juga dapat difermentasi menjadi cuka, bahkan dapat difermentasi menjadi etanol atau butanol sebagai bahan bakar alternatif.
Akar yang kuat dan menyebar sangat efektif menahan erosi tanah di wilayah pesisir. Selain itu, menjadi tempat berkembang biak biota laut. ©Jurnalisia™
đź‘€ 23054
Tags:
Flora
