Haliling, Keong Sawah Atau Tutut


Jurnalisia,
Orang dari Suku Banjar menyebutnya Haliling atau keong yang sebagian besar hidup di sawah meski ada juga yang hidup di sekitar sungai dangkal.

Nama Latin-nya adalah Pila ampullacea, yang di Pulau Jawa sering juga disebut Tutut, adalah jenis siput air tawar.


Cangkang Haliling umumnya berwarna hijau zaitun, cokelat, hingga hitam, dengan bentuk membulat dan sedikit meruncing di bagian ujungnya. Di satu sisi, keong ini bisa menjadi hama bagi petani karena memakan bibit padi muda. 

Haliling adalah sumber protein hewani yang murah dan kaya akan kalsium, fosfor, serta zat besi. Diketahui mengandung kolesterol yang rendah, sehingga aman dikonsumsi asalkan diolah dengan benar. Dikonsumsi sebagai kuliner yang dipercaya dapat membantu menutrisi otak, mencegah anemia, dan mendukung pertumbuhan tulang. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 22448

Lebih baru Lebih lama