Hadir Asisten I Setdakab Kotabaru Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Minggu Basuki, Kepala Disdikbud, Akhmad Romansyah, Kabid kebudayaan,Edi Cahyono, Kepala Diskoperindag, Risa Ahyani, Kepala Diskominfo, Gusti Abdul Wakhid, dan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya seni tari karena menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan daerah dengan keragaman budaya yang luar biasa.
"Kegiatan seperti ini bukan saja menampilkan keindahan seni, akan tetapi memperkuat rasa cinta budaya lokal," kata Asisten I membacakan sambutan Bupati.
Selain itu lanjutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di era modernisasi sekarang.
Ia pun mengajak, melalui momentum Hari Tari Dunia 2026 ini kita semua terus mendukung pelestarian seni dan budaya daerah; sehingga melalui seni tari bisa mempererat persatuan, memperkuat identitas daerah, dan memperkenalkan kekayaan budaya Kotabaru ke tingkat yang lebih luas lagi.
"Saya sangat mengapresiasi kepada pihak Disdikbud Kotabaru dan seluruh pihak yang sudah berperan aktif sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik," katanya.
Kegiatan tersebut menampilkan pertunjukan seni tari yang diikuti sekitar 37 peserta gabungan tari tradisional Banjar, tari kreasi, dan penampilan sanggar-sanggar sekolah baik dari murid SD, SLTP, dan SLTA; yang menjadi ajang pelestarian budaya lokal, juga kreativitas pelaku seni daerah.
"Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan, dengan harapan ke depannya bagi para sanggar seni tari bisa berkolaborasi dengan disdikbud sehingga acara lebih meriah lagi dan mari kita bersama-sama menjaga budaya lokal kita," kata Akhmad Romansyah.
Ia berharap agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat lebih digalakan dan ditingkatkan lagi dengan menampilkan kegiatan-kegiatan yang berbeda, sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal, membuka ruang pengembangan potensi dan kreativitas bagi masyarakat untuk lebih dikenal khususnya para generasi muda di Kabupaten Kotabaru. ©Jurnalisia™
Penulis : Agus Ariyanto
đź‘€
Tags:
Seni
