Nama Hormuz semakin sering disebut dan muncul di berbagai platform media sejak terjadinya perang antara Iran melawan Israel dan sekutunya Amerika Serikat, yakni Selat Hormuz; yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Nama Hormuz sendiri; seperti pada Selat Hormuz atau Pulau Hormuz; secara luas diyakini berasal dari nama Ahura Mazda, Dewa Tertinggi dalam ajaran Zoroastrianisme. Nama ini mengalami perubahan bertahap selama berabad-abad dari bahasa Persia Kuno ke bahasa Persia Modern; Ahura Mazda → Ohrmazd atau Hormizd (Persia Tengah) → Hormoz → Hormuz.
Nama Ahura Mazda secara filosofis berarti "Tuhan yang Bijaksana" (Ahura berarti Tuhan/Tuan, dan Mazda berarti Bijaksana). Penamaan wilayah ini mencerminkan pengaruh besar budaya dan agama Persia kuno sebelum masuknya Islam.
Meski hubungan dengan Ahura Mazda adalah teori yang paling kuat, ada beberapa pendapat lain, seperti; Hur-Mogh, berasal dari kata bahasa Persia lokal yang berarti "tempat pohon kurma". Hormos, berasal dari kata bahasa Yunani yang berarti "teluk" atau "tempat berlabuh". Ada juga yang mengaitkannya dengan nama ibu Raja Shapur II, yaitu Ifra Hormizd.
Perlu diketahui, merek otomotif Mazda juga mengambil namanya dari Dewa yang sama untuk melambangkan kecerdasan dan cahaya. ©Jurnalisia™
đź‘€ 19714
Tags:
Mitologi
