Jurnalisia,
Sebelum Ponsel digunakan secara luas, perangkat komunikasi inilah yang mendahuluinya, sempat menjadi trend dan gaya hidup secara terbatas digunakan oleh kalangan mampu.
Pager (radio panggil/beeper) sebutannya kala itu, alat komunikasi pesan pendek ini populer tahun 1990-an yang berfungsi menerima pesan teks atau angka melalui sinyal radio, dikenal andal di kondisi darurat karena tidak bergantung jaringan seluler, namun pengirimannya butuh operator telepon, dan pesannya bisa disadap karena sistem siarannya.
Pager ditemukan tahun 1920-an dan dipopulerkan untuk profesional (dokter, keamanan), Pager tetap dipakai sebagai cadangan darurat meski tergantikan ponsel pintar.
Fakta menarik tentang pager:
Fakta menarik tentang pager:
Cara kerja alat ini adalah; Pengirim menghubungi operator telepon, menyebut nomor Pager tujuan dan pesan. Operator mengulang pesan ke Pager, yang lalu ditampilkan di layar minimalis.
Awalnya dipakai polisi Detroit tahun 1920-an, dipatenkan oleh Al Gross tahun 1949, dan digunakan luas di rumah sakit sejak 1950-an. Ada tipe numerik (angka), alfanumerik (huruf/angka), dan dua arah (bisa mengirim balik). Sangat andal di area bencana/darurat karena tidak bergantung jaringan seluler yang sering mati. Namun punya kelemahan privasi; pesan satu arah bisa disadap siapapun yang punya radio panggil lain di area yang sama.
Di era Ponsel Cerdas sekarang Pager tetap digunakan di sektor medis atau darurat sebagai backup karena keandalan dan keamanan dari pelacakan GPS ponsel. ©Jurnalisia™
👀 5062



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.