Masyarakat Arab pra Islam, meskipun banyak menyembah berhala, sudah mengenal Allah sebagai Tuhan tertinggi/pencipta. Kata ALLAH ini berasal dari bahasa Semitik, sepadan dengan El, Elohim, atau Eloah dalam bahasa Ibrani/Yahudi.
Istilah ini merupakan serapan dari bahasa Semitik yang umum digunakan oleh masyarakat Arab termasuk Kristen dan Yahudi Arab pra Islam untuk menyebut Tuhan Yang Maha Esa. Bukti historis menunjukkan nama ayah Nabi Muhammad SAW adalah Abdullah, yang berarti "hamba Allah", membuktikan penggunaan kata tersebut telah mengakar sebelum masa kenabian Muhammad SAW.
Kristen Arab sebelum Islam; komunitas Kristen Arab sudah menggunakan kata ALLAH dalam doa dan Alkitab bahasa Arab mereka. Sedangkan bukti arkeologis; ditemukan prasasti dan inskripsi di Yaman dan Yordania yang memuat kata ALLAH dari era pra Islam. Jadi, ALLAH adalah kata benda bahasa Arab untuk Tuhan yang sudah digunakan jauh sebelum munculnya Islam.
Orang-orang Arab Jahiliyah meskipun mengakui ALLAH, mereka menyembah berhala, malaikat, atau dewa-dewi lain sebagai perantara untuk mendekatkan diri kepada ALLAH. Mereka menganggap ALLAH sebagai Tuhan ataupun Dewa tertinggi. ©Jurnalisia™
đź‘€ 9875
Tags:
Filsafat
