Produsen pionir ponsel saku genggam adalah Ericsson, perusahaan dari Swedia, yang merilis Ericsson HotLine pada tahun 1987.
Ponsel tersebut dikembangkan oleh Nils Rydbeck, Kepala R&D di Laboratorium Telepon Seluler Ericsson di Lund, Swedia, dirancang sebagai proyek desain untuk mengecilkan komponen telepon seluler menjadi perangkat portabel yang sesungguhnya. Proyek ini bertujuan membuktikan bahwa semua komponen elektronik seluler bisa dipadatkan ke dalam ukuran casing yang kecil.
Pada tahun 1989, Ericsson Radio Systems membentuk perusahaan patungan dengan General Electric (GE), produsen ponsel Motorola; untuk memperkuat posisinya di pasar AS. Evolusi ke Ericsson Mobile Communication; membuat Ericsson kemudian mendominasi pasar seluler dan menjadi pemilik penuh perusahaan patungan tersebut pada tahun 1998.
Ericsson juga meluncurkan Ericsson R380 pada tahun 2000, yang merupakan satu diantara ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi Symbian (EPOC) dan dipasarkan sebagai ponsel pintar. Meskipun kemudian bergabung menjadi Sony Ericsson, warisan Ericsson dalam mengecilkan teknologi menjadi ponsel saku sangat signifikan dalam sejarah seluler. ©Jurnalisia™
đź‘€ 26700
Tags:
Gadget
