Sebelum Facebook dikenal hingga terkenal hingga saat ini, jejaring sosial bernama Friendster ini lebih dulu eksis. Friendster adalah pelopor media sosial modern yang diluncurkan pada 2002, sangat populer di awal 2000-an sebelum akhirnya ditutup pada 2015.
Dikenal dengan fitur profil yang bisa dikustomisasi, testimoni, dan foto, platform ini sempat menolak tawaran akuisisi Google sebesar USD 30 juta pada 2003 sebelum merosot karena masalah kinerja teknis dan persaingan.
Didirikan oleh Jonathan Abrams pada 2002 di California, Friendster dianggap salah satu situs jejaring sosial pertama yang viral secara global. Pada masanya, Friendster memiliki 115 juta pengguna, terutama dari wilayah Asia. Para Pengguna sering menghias profil dengan kode CSS, mengunggah foto, meninggalkan "testimonial", dan mencari teman lama atau baru.
Kinerja server yang lambat; halaman profil bisa memakan waktu 40 detik untuk dimuat; menyebabkan pengguna beralih ke MySpace dan Facebook. Diakuisisi oleh MOL Global pada 2009, Friendster sempat bertransformasi menjadi platform game sosial pada 2011. Sempat muncul kabar mengenai kembalinya Friendster di tahun 2024, membawa nostalgia bagi pengguna lamanya, namun rencana ini tak terwujud. ©Jurnalisia™
đź‘€ 891
Tags:
Gaya Hidup

