Bintaro, Daun dan Buahnya Mengandung Racun Berbahaya


Jurnalisia,
Jangan pernah coba-coba mengkonsumsi baik daun apalagi buah pohon ini; karena mengandung racun yang dapat menyebabkan kematian.

Pohon Bintaro, nama Latin-nya Cerbera Manghas/Odollam);adalah tanaman tropis populer sebagai peneduh, namun daun dan buahnya mengandung racun cerberin yang sangat berbahaya bagi jantung dan beracun jika dimakan. Buahnya berbentuk bulat telur (5-10 cm), berwarna merah cerah saat matang, serta berkhasiat sebagai pestisida alami pengusir tikus. 

Daun, buah, dan biji Bintaro mengandung racun Glikosida Cerberin yang mematikan. Mengkonsumsinya dapat mempengaruhi kinerja jantung secara drastis.


Pohon Bintaro dapat tumbuh mencapai ketinggian 10-20 meter. Daunnya hijau pekat, dan bunganya berwarna putih wangi. Buah Bintaro berbentuk bulat atau seperti telur, berukuran 5-10 cm, dan berubah warna menjadi merah cerah saat matang.

Buah Bintaro sering digunakan untuk mengusir hama, terutama tikus, karena aromanya yang tidak disukai hewan tersebut. Biji Bintaro mengandung minyak tinggi (46-64%) yang terdiri dari trigliserida (asam lemak seperti oleat dan stearat), yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan bakar nabati.

Selain Cerberin, tanaman ini mengandung saponin, flavonoid, tanin, dan polifenol yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri. Meskipun berkhasiat sebagai pestisida nabati, buah Bintaro sama sekali tidak boleh dikonsumsi oleh manusia maupun hewan peliharaan. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 5744

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama