Orang-orang dari Suku Banjar di Kalimantan menyebutnya Ikan Baung.
Nama Latin-nya adalah Hemibagrus Nemurus; adalah ikan air tawar endemik yang sangat populer di sungai-sungai Kalimantan, terkenal dengan dagingnya yang lembut, tebal, gurih, dan minim duri.
Ikan Baung menjadi buruan utama pemancing karena tarikannya yang kuat (petarung sejati) dan sering diolah menjadi masakan khas seperti pindang, pepes, atau ikan asap.
Ikan ini hidup di perairan sungai besar berarus lambat hingga ke daerah pasang surut yang sedikit payau. Mereka bertubuh licin tanpa sisik, mirip lele, dengan warna coklat keabu-abuan keperakan.
Seperti ikan Patin maupun Lundu, Baung memiliki tiga duri (patil) tajam yang beracun, terletak pada sepasang sirip dada dan sirip punggung, yang digunakan sebagai pertahanan diri.
Selain Baung umum, terdapat variasi seperti Baung putih yang memiliki sirip lemak pendek dan kepala yang lebar serta memipih.
Ikan Baung tergolong karnivora/omnivora, dimana makanan utamanya didominasi oleh ikan-ikan kecil, udang, dan organisme air lainnya. ©Jurnalisia™
đź‘€ 1099
Tags:
Fauna
