Amparan Tatak, Kue Basah Tradisional Khas Suku Banjar


Jurnalisia,
Amparan tatak adalah kue basah tradisional khas Suku Banjar, Kalimantan Selatanberbahan dasar tepung beras, santan, gula, dan potongan pisang (biasanya pisang kepok/raja) yang dikukus berlapis. Kue ini memiliki tekstur lembut, rasa manis-gurih, serta menjadi takjil wajib saat Ramadhan dan sajian acara adat

Nama: "Amparan" berarti hamparan/lapisan, dan "tatak" berarti potongan. Secara harfiah bermakna kue berlapis yang ditata/dipotong. Kue ini memiliki dua lapisan utama; lapisan bawah yang padat berisi potongan pisang dan lapisan atas yang lebih gurih. Teksturnya lembut dan rasanya perpaduan manis-gurih yang khas.


Kue ini adalah bagian dari 41 jenis wadai (kue) Banjar yang sering disajikan dalam acara adat seperti pernikahan, syukuran, atau tujuh bulanan. Amparan Tatak adalah satu diantara takjil favorit yang paling banyak dicari di Pasar Wadai Ramadhan, Banjarmasin.

Sering dikukus menggunakan loyang berbentuk bulat, lalu dipotong-potong kecil sebelum disajikan. Selain pisang, terkadang ada variasi campuran nangka atau ubi. Masyarakat setempat percaya bahwa pembuat kue ini (terutama untuk acara adat) sebaiknya tidak dalam keadaan haid agar hasil kue tetap enak dan bentuknya bagus. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 5224


Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama