Ba'ayun adalah tradisi masyarakat Suku Banjar di Kalimantan Selatan. Budaya ini diperkirakan telah ada sejak jaman Kesultanan Banjar (1526-1860 M); diyakini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Suku Banjar sejak lama, namun tidak ada catatan pasti tentang asal-usulnya.
Ba'ayun memiliki makna sebagai simbol kasih sayang, doa, dan harapan baik bagi anak yang diayun; biasanya dibacakan doa-doa dan dibawakan lagu-lagu tradisional Banjar.
Tradisi ini diperkirakan memiliki akar dari tradisi Hindu-Budha yang pernah berkembang di Kalimantan Selatan, namun kemudian diadaptasi dan diislamisasi oleh masyarakat Suku Banjar. Tradisi ini juga memiliki kemiripan dengan tradisi mengayun anak di daerah lain di Indonesia seperti di Jawa dan Sumatera.
Dalam perkembangannya Ba'ayun menjadi satu diantara tradisi khas Suku Banjar yang masih dilestarikan hingga saat ini. ©Jurnalisia™
👀 6642


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.