Jurnalisia,
Bagi yang dilahirkan di atas tahun 2000-an, dipastikan tak mengenal perangkat komunikasi ini; yang menjadi cikal bakal ponsel cerdas saat ini. Sebutannya adalah PDA; Personal Digital Assistant, bentuknya lebih besar dan tebal daripada ponsel cerdas saat ini.
PDA adalah komputer genggam portabel yang populer pada 1990-an hingga awal 2000-an, dirancang sebagai pengelola agenda, buku alamat, dan kalkulator pribadi, beberapa tipe dapat digunakan untuk menelpon dan mengirim pesan. Sejumlah merek PDA di masanya yang terkenal antara lain Hewlett Packard (HP), Sony, Dopod, O2, dan lainnya.
Sebagai cikal bakal ponsel cerdas atau smartphone, PDA umumnya menggunakan layar sentuh dan pena stylus, sering kali menyertakan fitur permainan, serta kemampuan email, yang kini teknologinya sebagian besar telah digantikan oleh ponsel pintar berbasis Android dan iOS.
PDA awal menggunakan papan ketik fisik kecil atau layar sentuh yang mengenali tulisan tangan. PDA tidak menggunakan hard disk, melainkan menyimpan data di RAM dan sistem operasi di ROM. Konektivitas PDA berevolusi dengan kemampuan Wi-Fi dan Bluetooth untuk akses internet dan sinkronisasi data. ©Jurnalisia™
👀 483



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.