Tetaplah waspada terhadap HIV/AIDS yang masih terus mengancam siapa saja yang dikarenakan oleh pola hidup diantaranya praktik seksual yang tidak lazim maupun yang menyimpang.
Angka positif di Kalsel menurut Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), di tahun 2024 terdapat sekitar 690-an yang terinfeksi HIV/AIDS, meski terjadi penurunan namun kurang signifikan yakni di 2025 menjadi 630-an atau tepatnya sebanyak 632 orang.
Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel di tahun 2025, Kota Banjarmasin menempati posisi puncak dengan pengidap HIV/AIDS sebanyak 219 orang dari sebelumnya di 2024 sebanyak 262 orang. Posisi ke 2 ditempati Kota Banjarbaru sebanyak 75 orang dari tahun sebelumnya sebanyak 77 orang.
Kabupaten Banjar yang dikenal berjuluk sebagai Serambi Mekah-nya Kalsel menempati posisi ke 3 dengan jumlah pengidap sebanyak 66 orang; turun dari 72 orang, lalu Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sebanyak 49; meningkat dari sebelumnya sebanyak 20 orang, disusul Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 48 orang; turun dari sebelumnya 67 orang.
Selanjutnya Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang di tahun 2024 sebanyak 26 orang meningkat menjadi 36 orang di 2025, Kabupaten Tabalong terjadi penurunan menjadi 35 di 2025 dari tahun sebelumnya 44 orang.
Kabupaten Kotabaru mengalami peningkatan, di 2024 sebanyak 21 orang menjadi 32 orang di 2025, Kabupaten Tanah Laut terjadi penurunan dari 40 orang di 2024 menjadi 26 orang di 2025, Kabupaten Tapi mengalami penurunan dari sebanyak 15 orang di 2024 menjadi 12 orang di 2025, Kabupaten Barito Kuala di 2025 cuma terdapat 4 orang dari tahun sebelumnya sebanyak 6 orang, begitupun Kabupaten Balangan cuma terdapat 4 orang di 2025 dari tahun sebelumnya sebanyak 11 orang. ©Jurnalisia™
👀 5725


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.