Ka'bah pernah mengalami penyerbuan, serangan, dan kerusakan parah beberapa kali dalam sejarah, terutama akibat perang dan konflik, seperti serangan Abrahah (sebelum Islam), pengepungan oleh pasukan Yazid (terbakar dan hancur sebagian), serta serangan Qaramitah yang menjarah dan mencuri Hajar Aswad.
Peristiwa tersebut menyebabkan Ka'bah ditutup sementara untuk pembaruan dan perbaikan.
Peristiwa-peristiwa utama; serangan Abrahah (Tahun Gajah, sekitar 570 M); Abrahah dari Yaman mencoba menyerang Mekah dengan pasukan gajah untuk menghancurkan Ka'bah, tetapi gagal konon karena bala bantuan dari Allah (burung ababil).
Pengepungan dan Pembakaran oleh Pasukan Yazid (683 M); pasukan dari Syam mengepung Mekah dan melempari Ka'bah dengan manjanik (pelontar batu dan api), menyebabkan dinding Ka'bah terbakar dan sebagian roboh, serta Hajar Aswad pecah.
Selanjutnya penjarahan oleh Qaramitah (930 M); Kelompok Syiah Qaramitah menyerang Mekah, membunuh jemaah haji, dan mencuri Hajar Aswad, yang kemudian dikembalikan setelah negosiasi.
Peristiwa lainnya; Ka'bah juga pernah rusak akibat banjir besar (1629 M) dan ditutup karena wabah penyakit seperti kolera dan meningitis di abad ke 19.
Pemberontakan Juhayman al-Otaybi (1979); Juhayman Al Otaybi menyerbu Ka'bah dengan tuntutan politik, yang berakhir dengan intervensi bersenjata.
Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa Ka'bah tidak selalu aman dan pernah mengalami masa-masa sulit yang menghentikan aktivitas ibadah sementara waktu. ©Jurnalisia™
👀 14940


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.