Buah Itu Bentuknya Mobil, Rumah dan Lainnya - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Selasa, 21 Mei 2024

    Buah Itu Bentuknya Mobil, Rumah dan Lainnya

    Kita semua tentu mengenal apa itu yang disebut buah, misalkan buah mangga, pepaya, durian, labu, langsat, dan lainnya.

    Buah ini dihasilkan oleh tanaman yang kebanyakan dihasilkan oleh yang berbentuk pohon yang tumbuh mengarah ke atas, tapi ada pula yang dihasilkan oleh tanaman yang merambat seperti buah semangka, anggur, labu, pare dan lainnya.

    Tetapi tampaknya terdapat jenis buah yang tak dihasilkan oleh tanaman berbentuk apapun; tak juga berbentuk pohon yang menjulang ke atas maupun yang merambat.

    Buah berikut tak memiliki pohon dan tak berbentuk buah pada umumnya namun kebanyakan orang justru menyebutnya buah, buah apakah itu ? Simak berikut di bawah ini.

    Perda (Peraturan Daerah); ini adalah aturan-aturan yang dibuat oleh Pemerintah Daerah baik kabupaten, kota hingga propinsi. Biasanya kalau jumlah Perda ini 1; disebutnya 1 buah Perda, kalau banyak; beberapa buah Perda.

    Rumah yang menjadi tempat tinggal kita juga tak jarang disebut buah, contohnya; 1 buah rumah, begitupun mobil sering pula disebut dengan 1 buah mobil maupun beberapa buah mobil. 

    Banyak yang lainnya juga disebut dengan melekatkan kata 'buah', misalkan 1 buah komputer, 1 buah pesawat terbang, 1 buah kapal, 1 buah ponsel dan sebagainya; padahal semua itu bukan dihasilkan oleh jenis tanaman apapun.

    Bagi Anda yang sangat memperhatikan penggunaan bahasa; menggunakan bahasa baik 1 bahasa maupun beberapa bahasa terutama Bahasa Inggris, tak akan pernah ditemukan sampai dunia kiamat pun frasa seperti ini; a fruit of house, a fruit of plane, a fruit of gadget, a fruit of regulation, dan lain sebagainya. 

    Itulah keunikan Bahasa Indonesia dibandingkan bahasa mana pun di dunia ini; yang bisa mengubah sesuatu benda baik fisik maupun abstrak dari yang bukan buah menjadi buah. Perbaiki bahasa Indonesia kita, kalau bukan kita siapa lagi yang melakukannya. ©Jurnalisia™
    👀 7414

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda