Bahasa | Kata "Salah" Yang Salah Penggunaan - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Rabu, 22 Mei 2024

    Bahasa | Kata "Salah" Yang Salah Penggunaan

    Di dunia ini dipastikan tak seorang maupun tak sesuatu pun yang mau disalahkan. Orang yang diketahui salah saja belum tentu mau disalahkan apalagi yang menganggap dirinya benar.

    Namun siapa sangka setiap kali bahkan setiap saat kita menyalahkan seseorang dan sesuatu padahal yang dipersalahkan itu belum tentu salah.

    Ini terkait bahasa yang dengan berbahasa maka menunjukkan dari bangsa mana kita berasal. Sejak sebelum negeri merdeka sudah ada komitmen persatuan untuk menggunakan Bahasa Indonesia di satu kawasan yang dulunya bernama Hindia Belanda. Komitmen tersebut diikrarkan pada Kongres Pemuda di tahun 1928; Berbahasa Satu; Bahasa Indonesia.

    Pertanyaannya sekarang adalah; sudahkah kita berbahasa Indonesia secara baik dan benar; baik dalam bahasa ucapan maupun bahasa tulisan ? Mari kita simak kesalahan berbahasa yang tampaknya memang sengaja dipelihara secara baik dan apik.

    Misalkan; "Salah" seorang dari pria itu adalah Pejabat Pemerintahan. Pada kalimat ini menggunakan kata "salah". Semua pengguna Bahasa Indonesia sangat paham kata "salah" ini adalah lawan kata dari "benar".

    Dengan menggunakan kata "salah" pada kalimat di atas tersebut; seharusnya tak menutup kemungkinan kita pun bisa menggunakan kata "benar" sebagai lawannya, misalkan kalimatnya kita ubah sebagai berikut; "Benar" seorang dari pria itu adalah Pejabat Pemerintahan.

    Tak cuma digunakan untuk manusia, kata "salah" ini juga dipergunakan untuk yang lain. Misalkan; "Salah" satu tempat wisata terkenal di Indonesia adalah Pulau Bali. Seharusnya bisa saja menulis kalimat lawannya; "Benar" satu tempat wisata terkenal di Indonesia adalah Pulau Bali.

    Lalu, kenapa kita tak mencoba memperbaiki kalimat tersebut di atas dengan membuang kata "salah" ? Padahal terdapat kata yang tepat dan dapat digunakan untuk itu.

    Ini dia kata yang dapat menggantikan kata "salah" tersebut yakni "diantara". Bunyi kalimatnya begini; (1) Seorang (satu orang) "diantara" pria itu adalah Pejabat Pemerintahan, dan (2) Satu "diantara" tempat wisata terkenal di Indonesia adalah Pulau Bali.

    Perbaiki Bahasa Indonesia kita, karena kalau bukan kita yang menjaga dan memelihara bahasa ini siapa lagi. Jangan sampai Bahasa Indonesia diklaim oleh negara lain sebagai bahasa mereka apalagi yang mengkalim itu adalah Malaysia. ©Jurnalisia™
    👀 9269

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda